Hari ini aku mendapatkan pencerahan sedikit. Aku menemukan
kesalahanku padamu. Aku semakin mengerti akan kesalahanku padamu. Maaf kan aku
yang telah memintamu untuk menjadi bagian dari kehidupanku. Padahal aku masih
mencari tau apa yang disebut cinta, apa yang membuat manusia bisa bertahan pada
orang lain, dan masih banyak yang belum aku tau. Pada waktu itu yang hanya aku
tau hanyalah aku ingin seseorang ada disamping aku. Percaya padaku sepenuhnya
walaupun aku melakukan banyak hal yang mungkin salah. Aku lupa bahwa diri
adalah seseorang lain yang seperti orang lain. Orang yang sama-sama mencari
sesuatu.
Seseorang yang butuh diberi rasa yakin, rasa dipercayakan,
dilindungi dan masih banyak lagi. Aku adalah orang baru yang masuk kehidupanmu.
Aku telah lupa posisiku adalah orang yang harus membuatmu percaya. Karena suatu
hubungan ternyata tak sesimpel yang aku bayangkan. Kita punya mimpi yang harus
kita komunikasikan. Hubungan adalah suatu yang harus dikomunikasikan. Aku masih
perlu banyak belajar tentang berkomunikasi. Sesuatu yang aku pikirkan waktu itu
adalah salah karena aku berfikir ketika kamu menerima untuk menjalin suatu
hubungan denganku waktu itu (pacar) karena kamu telah mengerti aku seluruhnya.
Kamu memiliki masa lalu dan kamu menaruh harapan padaku walaupun kamu tak tahu
diriku sepenuhnya. Terima Kasih karena kamu adalah satu-satunya orang yang
melihat dan menerimaku dari sisi yang bener-bener sampai saat ini nggak ada
orang yang membuat aku seperti ketika kamu komentar tentang diriku. Sekian lama
aku mencari jawaban dari semua yang terjadi. Aku mau minta maaf atas segala
kesalahan dan kebodohanku pada dirimu. Sampai saat ini aku masih belum bisa
untuk berkata kata “sayang” atau apa pun yang sejenisnya untuk mengungkapkan
seberapa pentingnya dirimu sewaktu bersamaku. Aku hanya melakukan banyak hal
bodoh. Hal yang aku lakukan yang aku pikir dapat mengungkapkan semuanya karena
yang aku liat pada orang yang telah mengatakan mereka telah dewasa melakukan
itu smua dan mereka bisa sedikit menjaga hubungan mereka. Setiap aku ingin
berkata atau mengungkapkan semua yang terjadi hanya mendekatkan dirimu untuk
mendengar detak jantungku dan banyak hal-hal bodoh yang aku lakukan hanya untuk
segera tetap bersamamu.
Kadang aku hanya tertawa dengan aku yang aku pikirkan waktu
itu. Kamu bertahan dan menerimaku dengan berbagai kebodohan itu mencoba
mengerti serta memahami aku. Itulah yang aku mengerti sekarang atas arti
tatapanmu waktu itu. Itulah kenapa rasa takut yang aku rasakan waktu itu
membuatku gila walaupun waktu itu aku juga tidak tahu kenapa aku bisa gila seperti itu.
Semakin mengerti arti seorang cowok dan cewek. Bayanganmu sampai saat ini masih
ada di hari-hariku. Kadang aku tak sadar itu kamu yang asli atau hanya lamunanku.
Namun sering kali dalam lamunanku aku tak melihat senyummu. Kadang aku bertanya
kenapa dilamunanku dia sempat tak tersenyum padahal namanya lamunan biasanya
hanya yang indah. Sempat aku merasakan dirimu juga merasakan apa yang aku
rasakan dalam lamunanku. Saat ini setiap kamu datang dalam lamunanku aku
mencoba untuk tersenyum agar kamu juga bisa tersenyum.
Maaf atas segala tingkah bodohku yang mungkin udah buat kamu
malu. Maaf atas keegoisanku yang telah aku perbuat dan kamu telah bersabar
sekuat hatimu. Maaf jika aku sampai saat ini tetap menempatkan dirimu di
hatiku.
Terima Kasih karena telah bertahan bersamaku selama beberapa
waktu dan membuat aku merasakan sesuatu yang ingin aku rasakan. Terima kasih
telah datang dalam lamunanku untuk mengingatkanku atas banyak hal. Terima Kasih
pada-Mu yang telah menyakinkanku untuk mencoba menjalin hubungan dengan dirinya
walau aku tak bisa menjaga kepercayaan-Mu waktu itu. Saat ini biarkan dia
sedikit lebih lama di dalam hatiku agar aku bisa mengingat segala yang ingin
aku lakukan dan membuatnya lebih nyata karena Engkau sudah membuatnya lebih dekat
dari sebelumnya. Ambillah dia kembali apabila aku telah melakukan semuanya
dengan benar. Engkau boleh jauhkan raganya tapi aku masih belum sanggup jika Engkau
jauhkan dia dari hatiku. Aku yakin bisa buktikan janjiku!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar