Jumat, 10 Mei 2013

Sebuah Permintaan Maaf pada Masa Lalu... #catatan si bodoh


Hari ini aku mendapatkan pencerahan sedikit. Aku menemukan kesalahanku padamu. Aku semakin mengerti akan kesalahanku padamu. Maaf kan aku yang telah memintamu untuk menjadi bagian dari kehidupanku. Padahal aku masih mencari tau apa yang disebut cinta, apa yang membuat manusia bisa bertahan pada orang lain, dan masih banyak yang belum aku tau. Pada waktu itu yang hanya aku tau hanyalah aku ingin seseorang ada disamping aku. Percaya padaku sepenuhnya walaupun aku melakukan banyak hal yang mungkin salah. Aku lupa bahwa diri adalah seseorang lain yang seperti orang lain. Orang yang sama-sama mencari sesuatu.
Seseorang yang butuh diberi rasa yakin, rasa dipercayakan, dilindungi dan masih banyak lagi. Aku adalah orang baru yang masuk kehidupanmu. Aku telah lupa posisiku adalah orang yang harus membuatmu percaya. Karena suatu hubungan ternyata tak sesimpel yang aku bayangkan. Kita punya mimpi yang harus kita komunikasikan. Hubungan adalah suatu yang harus dikomunikasikan. Aku masih perlu banyak belajar tentang berkomunikasi. Sesuatu yang aku pikirkan waktu itu adalah salah karena aku berfikir ketika kamu menerima untuk menjalin suatu hubungan denganku waktu itu (pacar) karena kamu telah mengerti aku seluruhnya. Kamu memiliki masa lalu dan kamu menaruh harapan padaku walaupun kamu tak tahu diriku sepenuhnya. Terima Kasih karena kamu adalah satu-satunya orang yang melihat dan menerimaku dari sisi yang bener-bener sampai saat ini nggak ada orang yang membuat aku seperti ketika kamu komentar tentang diriku. Sekian lama aku mencari jawaban dari semua yang terjadi. Aku mau minta maaf atas segala kesalahan dan kebodohanku pada dirimu. Sampai saat ini aku masih belum bisa untuk berkata kata “sayang” atau apa pun yang sejenisnya untuk mengungkapkan seberapa pentingnya dirimu sewaktu bersamaku. Aku hanya melakukan banyak hal bodoh. Hal yang aku lakukan yang aku pikir dapat mengungkapkan semuanya karena yang aku liat pada orang yang telah mengatakan mereka telah dewasa melakukan itu smua dan mereka bisa sedikit menjaga hubungan mereka. Setiap aku ingin berkata atau mengungkapkan semua yang terjadi hanya mendekatkan dirimu untuk mendengar detak jantungku dan banyak hal-hal bodoh yang aku lakukan hanya untuk segera tetap bersamamu.
Kadang aku hanya tertawa dengan aku yang aku pikirkan waktu itu. Kamu bertahan dan menerimaku dengan berbagai kebodohan itu mencoba mengerti serta memahami aku. Itulah yang aku mengerti sekarang atas arti tatapanmu waktu itu. Itulah kenapa rasa takut yang aku rasakan waktu itu membuatku gila walaupun waktu itu aku juga tidak tahu kenapa aku bisa gila seperti itu. Semakin mengerti arti seorang cowok dan cewek. Bayanganmu sampai saat ini masih ada di hari-hariku. Kadang aku tak sadar itu kamu yang asli atau hanya lamunanku. Namun sering kali dalam lamunanku aku tak melihat senyummu. Kadang aku bertanya kenapa dilamunanku dia sempat tak tersenyum padahal namanya lamunan biasanya hanya yang indah. Sempat aku merasakan dirimu juga merasakan apa yang aku rasakan dalam lamunanku. Saat ini setiap kamu datang dalam lamunanku aku mencoba untuk tersenyum agar kamu juga bisa tersenyum.
Maaf atas segala tingkah bodohku yang mungkin udah buat kamu malu. Maaf atas keegoisanku yang telah aku perbuat dan kamu telah bersabar sekuat hatimu. Maaf jika aku sampai saat ini tetap menempatkan dirimu di hatiku.
Terima Kasih karena telah bertahan bersamaku selama beberapa waktu dan membuat aku merasakan sesuatu yang ingin aku rasakan. Terima kasih telah datang dalam lamunanku untuk mengingatkanku atas banyak hal. Terima Kasih pada-Mu yang telah menyakinkanku untuk mencoba menjalin hubungan dengan dirinya walau aku tak bisa menjaga kepercayaan-Mu waktu itu. Saat ini biarkan dia sedikit lebih lama di dalam hatiku agar aku bisa mengingat segala yang ingin aku lakukan dan membuatnya lebih nyata karena Engkau sudah membuatnya lebih dekat dari sebelumnya. Ambillah dia kembali apabila aku telah melakukan semuanya dengan benar. Engkau boleh jauhkan raganya tapi aku masih belum sanggup jika Engkau jauhkan dia dari hatiku. Aku yakin bisa buktikan janjiku!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar